# Naskah & Skrip Video Presentasi Platform Omnichannel KeluargaMart ### Naskah Voiceover (Kata demi Kata), Panduan Visual Layar, & Pembuktian Data ERP Dokumen ini berisi **skrip siap rekam** untuk presenter/voiceover dan operator layar. Naskah disusun terbagi dalam **3 Video Independen** sesuai alur prioritas teknis. --- # VIDEO 1: POS Kasir Toko & Operasional Gerai (Buka s/d Tutup Shift) * **Estimasi Durasi:** 10 - 14 Menit * **Target Audience:** Kasir, Kepala Toko, Manajemen Retail, Auditor Operasional * **Aplikasi:** `apps/pos` (POS Kasir) dan `apps/erp` (ERP Back-Office) --- ### [00:00 - 01:15] Pembuka & Buka Shift Kasir * **Visual Layar:** * Tampilkan logo KeluargaMart dan halaman login POS Kasir. * Kasir memilih nama kasir "Siti Aminah (Kasir Gerai 01)". * Muncul modal popup: "Buka Shift Kasir". Masukkan Modal Awal: Rp 200.000. Klik **Buka Shift**. * Beralih ke layar ERP: Menu *Point of Sale → Sesi Kasir*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Halo semuanya! Selamat datang di demonstrasi sistem Point of Sale dan Operasional Toko KeluargaMart.* > *Hari ini kita akan menyaksikan bagaimana KeluargaMart mengintegrasikan transaksi kasir toko secara real-time dengan sistem akuntansi dan inventori ERP.* > *Kita mulai dari awal hari kasir. Saat kasir memulai shift, kasir memilih akunnya dan memasukkan uang modal awal laci kasir sebesar Rp 200.000. Begitu tombol 'Buka Shift' ditekan, sistem langsung mengunci modal kasir dan status shift aktif secara otomatis tercatat di back-office ERP. Ini memastikan akuntabilitas saldo laci sejak detik pertama."* --- ### [01:15 - 02:45] Skenario 1: Transaksi Retail Tunai (Cash) & Pembuktian Jurnal ERP * **Visual Layar:** * Di POS: Scan 2 produk (misal: Minyak Goreng 2L Rp 34.000 dan Gula Pasir 1kg Rp 17.500). Total: Rp 51.500. * Klik tombol **Bayar** → Pilih **Tunai (Cash)**. * Masukkan uang diterima: Rp 100.000. Sistem menampilkan kembalian: Rp 48.500. * Klik **Selesaikan Transaksi**. Struk belanja tercetak otomatis. * Beralih ke ERP: Buka *Inventory → Kartu Stok* produk Minyak Goreng, lalu buka *Finance → Jurnal Umum*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Sekarang kita simulasikan transaksi belanja tunai. Kasir memilih barang atau melakukan scan barcode. Total belanja sebesar lima puluh satu ribu lima ratus rupiah.* > *Pelanggan membayar dengan uang pecahan seratus ribu rupiah. Sistem kasir KeluargaMart secara otomatis menghitung kembalian tepat empat puluh delapan ribu lima ratus rupiah.* > *Begitu transaksi diselesaikan, mari kita lihat apa yang terjadi di balik layar ERP:* > *Pertama, kartu stok barang di gerai ini langsung terpotong secara real-time tanpa delay.* > *Kedua, modul Akuntansi langsung membentuk jurnal otomatis: mendebit Kas Kasir Toko dan mengkredit Pendapatan Penjualan Retail beserta Pajak Keluaran. Tidak ada lagi proses rekap manual di akhir hari."* --- ### [02:45 - 04:00] Skenario 2: Transaksi Non-Tunai (QRIS / Transfer Bank) * **Visual Layar:** * Di POS: Pilih produk retail (Total Rp 85.000). * Klik **Bayar** → Pilih tab **QRIS / Transfer**. * Tampilkan QRIS statis/dinamis di layar kasir. Kasir konfirmasi kode approval/status berhasil. * Klik **Selesai**. * Beralih ke ERP: Buka *Finance → Jurnal Umum*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Berikutnya adalah transaksi non-tunai melalui QRIS atau transfer bank.* > *Pelanggan cukup memindai kode QRIS yang tampil di layar kasir. Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, kasir mengonfirmasi transaksi dan struk tercetak.* > *Perhatikan di sisi ERP: Berbeda dengan pembayaran tunai, sistem KeluargaMart secara otomatis mencatat debit ke rekening Bank Penampung QRIS, bukan ke kas fisik laci kasir. Pemisahan ini mencegah selisih uang fisik laci kasir saat pergantian shift nanti."* --- ### [04:00 - 05:30] Skenario 3: Transaksi Depot Galon (Refill & Tukar Galon) * **Visual Layar:** * Di POS: Klik kategori **Galon & Gas**. * Pilih item: "Isi Ulang Air Galon (Tukar Galon Kosong)". Jumlah: 2 galon @ Rp 6.000. Total Rp 12.000. * Selesaikan pembayaran tunai. * Beralih ke ERP: Buka *Inventory → Stok Barang* untuk gerai terkait. Tampilkan dua baris: 'Galon Air Jadi (Isi)' berkurang 2, dan 'Galon Kosong Pelanggan' bertambah 2. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Salah satu keunggulan platform KeluargaMart adalah manajemen Depot Air Galon dan Tabung Gas yang terkelola dengan siklus galon kosong yang presisi.* > *Ketika pelanggan menukar dua galon kosong untuk isi ulang, kasir memilih opsi 'Isi Ulang Galon'.* > *Di sistem ERP, logika multi-inventori bekerja secara simultan: stok galon isi terpotong dua unit, sedangkan stok galon kosong toko bertambah dua unit. Ini mencegah kehilangan aset galon toko dan memudahkan rekonsiliasi saat pengisian ulang ke depot sentral."* --- ### [05:30 - 07:00] Skenario 4: Transaksi Pengantaran Toko (POS Delivery Order) * **Visual Layar:** * Di POS: Masukkan pesanan partai/retail (misal 5 kardus mie instan & 2 galon). * Aktifkan toggle **Kirim ke Alamat / Delivery**. * Input nama pelanggan: "Ibu Hartono", alamat: "Jl. Anggrek No. 12", nomor HP. * Selesaikan transaksi. * Beralih ke ERP: Buka menu *Distribusi → Pengiriman Toko (Delivery Order)*. Muncul dokumen pengiriman baru siap ditugaskan ke kurir/driver toko. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Bagaimana jika pelanggan di toko ingin barangnya diantar ke rumah?* > *Kasir cukup mengaktifkan opsi 'Pengantaran' di layar POS, lalu memasukkan nama, nomor telepon, dan alamat pelanggan.* > *Transaksi ini langsung memicu pembentukan Delivery Order di modul Distribusi ERP. Tim gudang toko dapat mencetak surat jalan pengantar, dan kurir gerai dapat langsung diberangkatkan dengan bukti serah terima yang jelas."* --- ### [07:00 - 08:30] Skenario 5: Retur Penjualan Toko * **Visual Layar:** * Di POS: Buka menu samping → Klik **Retur Penjualan**. * Cari nomor struk transaksi sebelumnya: `POS-202610-0012`. * Pilih item barang yang rusak/kempes, masukkan alasan: "Kemasan bocor". * Klik **Proses Retur & Kembalikan Dana**. * Beralih ke ERP: Buka menu *Inventory → Gudang Karantina/Retur*, dan *Finance → Jurnal*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Jika ada pelanggan yang mengembalikan barang rusak atau cacat, kasir menggunakan modul 'Retur Penjualan'.* > *Sistem menvalidasi transaksi asli melalui nomor nota struk sehingga tidak bisa dimanipulasi.* > *Setelah retur diproses, sistem ERP secara otomatis mengembalikan barang ke gudang karantina retur, mengembalikan saldo kas pelanggan, dan menerbitkan jurnal pembalik pendapatan secara otomatis."* --- ### [08:30 - 10:00] Skenario 6: Transfer Stok Antar Gudang / Outlet Toko * **Visual Layar:** * Di ERP Toko: Buka *Inventory → Perpindahan Stok (Stock Transfer)*. * Klik **Buat Permintaan Transfer**. Dari Gudang Pusat ke Gerai 01. Item: Minyak Goreng 50 Pouch. * Status: *Pengajuan (Pending)* → Disetujui Kepala Gudang → Status berubah *Dalam Pengiriman (In-Transit)*. * Di POS / ERP Toko Gerai 01: Klik **Konfirmasi Penerimaan Barang**. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Untuk menjaga ketersediaan barang, gerai toko dapat meminta pasokan dari gudang pusat melalui alur Perpindahan Stok.* > *Permintaan diajukan oleh kepala toko, kemudian disetujui oleh kepala gudang. Saat barang diberangkatkan dari gudang, sistem menandainya sebagai 'In-Transit'. Stok di gudang asal berkurang, tetapi belum masuk ke toko tujuan.* > *Barulah saat barang fisik tiba di toko dan diverifikasi oleh kasir/staf toko, tombol 'Konfirmasi Penerimaan' ditekan, dan stok resmi bertambah di gerai. Ini menjamin nol selisih barang dalam perjalanan."* --- ### [10:00 - 11:30] Skenario 7: Pembatalan Transaksi (Void) & Pengajuan PO Barang Habis * **Visual Layar:** * Di POS: Pilih transaksi yang salah input, klik **Void / Batalkan Transaksi**. Masukkan PIN Supervisor dan alasan. * Di POS/ERP: Buka modul *Purchasing → Pengajuan Pembelian (Purchase Requisition)*. * Pilih produk stok menipis, klik ajukan ke Bagian Pembelian Pusat. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Sistem KeluargaMart juga dilengkapi fitur Void dengan pengawasan ketat. Pembatalan hanya dapat disetujui dengan otorisasi supervisor, di mana pembatalan otomatis mengembalikan stok ke rak dan terekam di log audit keamanan.* > *Selain itu, kasir atau kepala toko dapat langsung mengajukan Purchase Requisition saat melihat barang habis di rak. Pengajuan ini langsung masuk ke meja Purchasing pusat untuk diterbitkan Purchase Order ke supplier resmi."* --- ### [11:30 - 13:00] Skenario 8: Tutup Shift & Rekonsiliasi Kas Laci (Cash Count) * **Visual Layar:** * Di POS: Klik menu **Tutup Shift Kasir**. * Layar menampilkan form penghitungan uang fisik: * Lembar Rp 100.000: 5 lembar * Lembar Rp 50.000: 4 lembar * dst. Total fisik: Rp 750.000. * Sistem membandingkan: Total Kas Masuk Sistem vs Uang Fisik Terhitung. Selisih: Rp 0. * Klik **Finalisasi Tutup Shift**. Cetak Laporan Z Kasir. * Beralih ke ERP: Buka *Point of Sale → Riwayat Kasir*. Sesi berubah status menjadi *Closed*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Di akhir hari kerja, kasir melakukan proses 'Tutup Shift'.* > *Kasir melakukan penghitungan fisik uang tunai di laci kasir (blind cash count). Kasir memasukkan jumlah lembaran dan koin fisik.* > *Sistem KeluargaMart membandingkan otomatis antara saldo sistem dengan saldo fisik riil. Jika seimbang, laporan Z tercetak dan shift ditutup secara permanen.* > *Data ini langsung masuk ke dashboard finance ERP untuk siap diaudit. Transparan, aman, dan tanpa celah kebocoran kas."* --- # VIDEO 2: B2B E-Commerce & Logistik Toko/Gudang * **Estimasi Durasi:** 12 - 15 Menit * **Target Audience:** Klien Wholesale/Grosir, Tim Gudang, Tim Fulfillment, Operasional E-Commerce * **Aplikasi:** `apps/b2b` (Storefront Pembeli) dan `apps/erp` (ERP Packing Orders & Depot) --- ### [00:00 - 02:00] Pendaftaran Akun, Pembuatan Member, & Perbedaan Harga Tiering * **Visual Layar (Split Screen):** * Layar Kiri: Halaman Register B2B E-Commerce (`apps/b2b/register`). * Masukkan Nama Toko: "Toko Berkah Mandiri", email, No WhatsApp, upload foto KTP/NIB toko. * Layar Kanan (ERP): Buka menu *CRM → Pelanggan B2B*, klik **Aktivasi Akun & Tetapkan Sebagai Member Gold**. * Kembali ke B2B: Refresh halaman produk. Tampilkan perbandingan harga retail vs harga grosir member. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Selamat datang di sesi kedua: B2B E-Commerce dan Sistem Logistik Gudang KeluargaMart.* > *Platform B2B kami dirancang khusus untuk toko kelontong, horeka, dan mitra pedagang.* > *Calon mitra mendaftar secara online dengan mengisi data usaha dan nomor WhatsApp. Di sisi admin ERP, tim operasional memverifikasi izin usaha dan menetapkannya sebagai 'Member'.* > *Perhatikan perbedaannya: Sebagai akun non-member, harga yang tampil adalah harga retail standar. Namun setelah akun diaktifkan sebagai Member B2B, harga otomatis berubah menjadi harga grosir bertingkat (tiering price). Makin besar kuantiti pesanan, makin hemat biaya yang didapat."* --- ### [02:00 - 04:30] Transaksi Diantar: Pembayaran COD (Tunai) & Proses Packing Gudang * **Visual Layar (Split Screen):** * Kiri (B2B): Masukkan 10 karton minyak goreng ke keranjang. Lanjut ke Checkout. * Pilih Opsi Pengiriman: **Diantar ke Alamat Toko**. * Pilih Metode Pembayaran: **Bayar di Tempat (COD / Tunai)**. * Klik **Buat Pesanan**. Layar B2B menampilkan Instruksi Bayar Tunai COD *(tidak ada popup gateway Midtrans)*. * Kanan (ERP): Buka *Distribusi → Packing Order*. Muncul pesanan baru dengan label *COD*. * Admin Gudang klik: **Mulai Packing** → Verifikasi Item Barcode → Klik **Selesai Packing & Siap Kirim**. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Sekarang kita simulasikan pesanan antar dengan sistem Cash on Delivery atau COD.* > *Mitra memilih barang, memilih opsi pengantaran armada KeluargaMart, dan memilih metode pembayaran COD.* > *Perhatikan: Sistem langsung menerbitkan pesanan dengan panduan serah terima tunai tanpa memicu payment gateway.* > *Secara real-time, pesanan ini masuk ke antrean 'Packing Order' di ERP Gudang.* > *Petugas gudang mengambil barang, melakukan verifikasi item, dan menekan tombol 'Selesai Packing'. Label resi dan surat jalan pengiriman langsung tercetak, siap diserahkan kepada kurir armada."* --- ### [04:30 - 06:30] Transaksi Diantar: Pembayaran Transfer / QRIS Dinamis * **Visual Layar:** * Kiri (B2B): Belanja grosir, pilih opsi Diantar. * Pilih Metode Pembayaran: **Transfer Bank / QRIS**. * Klik **Bayar Sekarang**. Muncul popup Midtrans Snap QRIS & Virtual Account. * Lakukan simulasi pembayaran sukses. * Halaman B2B otomatis berpindah ke konfirmasi pesanan lunas. * Kanan (ERP): Di *Sales Order* dan *Packing Order*, status pesanan langsung berubah hijau: *PAID (Lunas)*. Gudang langsung memproses picking tanpa menunggu konfirmasi manual. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Untuk transaksi non-tunai, pembeli memilih opsi Transfer Bank atau QRIS.* > *Sistem membuka gateway pembayaran resmi dengan pilihan Virtual Account BCA, Mandiri, BRI, BNI, serta QRIS dinamis.* > *Begitu pembayaran diselesaikan oleh pembeli, status pesanan di sistem B2B dan ERP seketika berubah menjadi 'Paid' atau Lunas.* > *Tim gudang tidak perlu mengecek mutasi bank secara manual. Pesanan berbayar langsung masuk prioritas antrean kemas dan jalan."* --- ### [06:30 - 08:30] Transaksi Ambil Sendiri di Toko (Click & Collect) * **Visual Layar:** * Kiri (B2B): Pilih barang belanjaan, klik Checkout. * Pilih Opsi Pengiriman: **Ambil di Toko Langsung (Self Pickup)**. Pilih Toko: "KeluargaMart Gerai Sukun". * Pilih metode pembayaran: Cash di Kasir Toko. Selesaikan pesanan. * Kanan (ERP/POS Toko): Kasir membuka menu *Pesanan Toko (Pick-Up Queue)*. * Staf toko menyiapkan barang dalam keranjang pick-up. * Saat pembeli tiba, kasir scan kode QR pesanan, terima uang tunai, dan klik **Serah Terima Selesai**. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"KeluargaMart juga menghadirkan fitur Click & Collect: beli online, ambil langsung di toko.* > *Mitra dapat memesan barang dari tempat usaha mereka, lalu memilih toko KeluargaMart terdekat untuk pengambilan barang.* > *Staf toko menerima notifikasi persiapan barang. Ketika pembeli datang, staf cukup memindai barcode pesanan pada smartphone pelanggan, menerima pembayaran tunai di kasir, dan menyerahkan belanjaan. Cepat, efisien, dan bebas antre."* --- ### [08:30 - 10:30] Transaksi Galon Isi Ulang di B2B (Ambil Sendiri vs Diantar) * **Visual Layar:** * Di B2B: Buka kategori khusus **Depot Galon & Gas**. * Skenario A: Pesan 5 Galon Isi Ulang, opsi *Ambil Sendiri*, bayar QRIS. * Skenario B: Pesan 20 Galon Isi Ulang, opsi *Diantar Truk Toko*, bayar COD. * Di ERP: Tampilkan modul *Distribusi → Depot Galon*. Terlihat antrean galon kosong yang harus diambil dari pembeli dan galon isi yang harus dikirim. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Bagaimana alur galon isi ulang pada platform e-commerce?* > *Pelanggan bisnis dapat memesan isi ulang air galon baik untuk diambil sendiri maupun diantar armada toko.* > *Sistem secara otomatis menghitung kewajiban pertukaran tabung galon kosong. Driver atau staf toko yang melakukan serah terima akan memvalidasi jumlah galon kosong yang diterima fisik dengan yang tertera di aplikasi, menjaga siklus inventori tetap 100% akurat."* --- ### [10:30 - 12:00] Fitur Konsultasi WhatsApp & Rekap ERP * **Visual Layar:** * Di B2B: Scroll ke bawah atau klik tombol mengambang **Konsultasi via WhatsApp**. * Tampilkan URL deep-link WhatsApp otomatis dengan format pesan: *"Halo CS KeluargaMart, saya dari Toko Berkah Mandiri ingin konsultasi pesanan..."*. * Beralih ke ERP: Tampilkan rekap data omset pesanan B2B pada dashboard eksekutif. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pemilik usaha, KeluargaMart melengkapi aplikasi dengan tombol Konsultasi Langsung WhatsApp.* > *Dengan satu klik, pelanggan langsung terhubung dengan Customer Support dengan pesan yang sudah terisi ID toko dan konteks belanja mereka.* > *Semua transaksi dari seluruh channel e-commerce terintegrasi langsung ke dalam satu data master ERP KeluargaMart. Inilah pengalaman omnichannel sejati."* --- # VIDEO 3: ERP Sales Distribusi, Target, & Penagihan (LHPP) * **Estimasi Durasi:** 14 - 18 Menit * **Target Audience:** Branch Manager (BM), Area Manager (ABM), Supervisor Sales (SPV), Salesman Lapangan, Admin Piutang * **Aplikasi:** `apps/erp` (ERP Back-Office Multi-Role) --- ### [00:00 - 02:30] Penetapan Target Sales (BM → ABM → SPV → Sales Lapangan) * **Visual Layar:** * Login akun: **Branch Manager (BM)**. * Buka menu *Sales & Marketing → Target & Kuota Penjualan*. * Tampilkan alokasi target bulanan cabang: Rp 1.500.000.000. * Alokasikan target ke Area Branch Manager (ABM Wilayah Timur: Rp 800 Juta). * Login akun: **SPV Sales**. Bagi target ke masing-masing Sales Lapangan (Budi: Rp 200 Juta, Joko: Rp 200 Juta). * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Selamat datang di sesi ketiga: Manajemen Distribusi Lapangan dan Pengendalian Piutang KeluargaMart.* > *Keberhasilan tim sales dimulai dari kejelasan target kerja.* > *Melalui dashboard ERP, Branch Manager menetapkan target omset bulanan cabang. Target ini kemudian didelegasikan ke Area Branch Manager dan dipecah oleh para Supervisor kepada sales lapangan binaan mereka.* > *Setiap sales dapat melihat pencapaian KPI harian, persentase target terpenuhi, dan komisi berjalan secara transparan langsung dari sistem."* --- ### [02:30 - 04:30] Jadwal Kunjungan & Check-in / Cheklok Lokasi Sales Lapangan * **Visual Layar:** * Login akun: **Supervisor (SPV)** → Menu *Sales & Kunjungan → Rencana Jadwal Kunjungan*. * Pilih Sales: "Budi Santoso", buat rute jadwal kunjungan ke 5 outlet mitra hari ini. * Login akun: **Sales Lapangan (Budi Santoso)** di perangkat mobile. * Budi melihat daftar toko yang harus dikunjungi. * Klik toko pertama: "Toko Rezeki Sukun" → Klik tombol **Check-in / Cheklok Lokasi**. * Sistem mengambil koordinat GPS dan waktu nyata. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Untuk memastikan efektivitas sales di lapangan, Supervisor membuat rute kunjungan harian.* > *Ketika sales lapangan tiba di lokasi mitra, sales membuka aplikasi dan menekan tombol 'Check-in Lokasi'.* > *Sistem memvalidasi koordinat GPS dan mencatat stempel waktu secara akurat di ERP. Ini memastikan kunjungan benar-benar dilakukan secara nyata, meningkatkan kedisiplinan dan hubungan kemitraan dengan pemilik toko."* --- ### [04:30 - 07:30] Order Sales Lapangan & Alur Approval Berjenjang (SPV → ABM → BM) * **Visual Layar:** * Sales Lapangan input pesanan grosir pelanggan: 100 Karton Minyak Goreng, Total: Rp 35.000.000. * Karena nilai transaksi melebihi batas limit kredit atau di atas Rp 25 Juta, sistem meminta: *Perlu Persetujuan Bertingkat*. * Login akun **Supervisor (SPV)**: Review pesanan, klik **Setujui (Approve)**. * Login akun **Area Branch Manager (ABM)**: Review pesanan, klik **Setujui (Approve)**. * Login akun **Branch Manager (BM)**: Approval final, status pesanan berubah menjadi *Approved & Ready for Dispatch*. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Saat berada di toko mitra, sales lapangan langsung membuat Sales Order di aplikasi.* > *Jika pesanan memiliki nilai besar atau terdapat pengajuan plafon kredit khusus, sistem secara otomatis mengaktifkan alur Persetujuan Bertingkat (Multi-Level Approval).* > *Pesanan pertama diverifikasi oleh Supervisor, dinaikkan ke Area Branch Manager, hingga disetujui oleh Branch Manager.* > *Dengan sistem approval bertingkat ini, risiko kredit macet dan pesanan fiktif dapat dicegah sepenuhnya tanpa memperlambat operasional bisnis."* --- ### [07:30 - 10:30] Pemrosesan Gudang, Surat Jalan Driver, & Pengantaran COD / Tunai * **Visual Layar:** * Login akun **Kepala Gudang**: Buka *Distribusi → Delivery Orders*. * Buat Surat Jalan Pengiriman (Delivery Order), tetapkan Driver: "Pak Wawan (Mobil Box 02)". * Cetak Surat Jalan dan Invoice Tagihan. * Simulasi pengantaran: Driver tiba di toko mitra, menyerahkan barang. * Pelanggan membayar **Tunai (Cash)** kepada driver sebesar Rp 35.000.000. * Driver konfirmasi pesanan terkirim di aplikasi mobile. * Driver kembali ke kantor/gerai dan menyetorkan uang tunai kepada Kasir/Finance. * Kasir klik menu *Penerimaan Kas Driver*, cetak Tanda Terima Kas. Jurnal kas terbentuk. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Setelah order disetujui, giliran bagian gudang memproses pengiriman.* > *Surat Jalan resmi diterbitkan dan ditugaskan kepada driver armada box.* > *Saat barang diserahkan ke pelanggan dengan pembayaran tunai, driver mengonfirmasi penerimaan uang pada aplikasi.* > *Setibanya kembali di kantor cabang, driver wajib menyerahkan uang setoran tersebut kepada kasir atau finance. Kasir melakukan verifikasi dan mencetak Tanda Terima Kas.* > *Sistem ERP langsung mencatat uang masuk ke kas perusahaan dan melunasi status faktur penjualan."* --- ### [10:30 - 12:30] Pengantaran dengan Pembayaran Non-Tunai (Transfer / QRIS) * **Visual Layar:** * Skenario pengantaran kedua: Pembayaran via **Transfer Rekening Perusahaan / QRIS**. * Driver menyerahkan barang, mitra menunjukkan bukti transfer atau scan QRIS dinamis. * Driver konfirmasi nomor referensi bank di aplikasi. * Di ERP: Modul Kas & Bank mencatat penerimaan ke rekening bank operasional. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Untuk pesanan dengan metode pembayaran non-tunai, pelanggan dapat langsung mentransfer ke rekening koran resmi perusahaan atau memindai kode QRIS pada surat jalan.* > *Konfirmasi otomatis masuk ke sistem finance tanpa mengharuskan driver membawa uang tunai dalam jumlah besar di jalan, menjamin keamanan transaksi di setiap rute pengiriman."* --- ### [12:30 - 16:00] Manajemen Penagihan Piutang: Penerbitan LHPP s/d Setoran ke Admin Piutang * **Visual Layar:** * Login akun: **Admin Piutang (Finance AR)**. * Buka menu *Finance & Piutang → LHPP (Lembar Hasil Penagihan Piutang)*. * Pilih Sales: "Budi Santoso". Pilih 5 faktur jatuh tempo mitra (Total Tagihan: Rp 60.000.000). * Klik **Cetak LHPP Resmi**. Dokumen LHPP ber-barcode siap dibawa sales untuk penagihan. * *Simulasi Sore Hari:* Sales kembali membawa hasil tagihan: * 4 Faktur lunas tunai: Rp 45.000.000. * 1 Faktur transfer bilyet giro/transfer: Rp 15.000.000. * Admin Piutang membuka dokumen LHPP terkait di ERP, klik **Input Setoran Penagihan**. * Masukkan nominal setoran, klik **Rekonsiliasi & Selesaikan LHPP**. * Faktur-faktur piutang pelanggan seketika tertutup (Status: *Paid/Lunas*). * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Ini adalah salah satu modul paling vital dalam industri distribusi: Lembar Hasil Penagihan Piutang atau LHPP.* > *Di pagi hari, Admin Piutang mencetak dokumen LHPP yang memuat daftar faktur-faktur tempo yang harus ditagih oleh sales hari itu.* > *Setiap lembar LHPP memiliki nomor dokumen unik dan daftar faktur yang sah.* > *Di sore hari, sales menyerahkan fisik uang setoran dan bukti transfer kepada Admin Piutang bersama dokumen LHPP.* > *Admin Piutang menginput rincian setoran ke modul LHPP ERP. Sistem secara otomatis memotong saldo piutang toko mitra, menerbitkan jurnal kas masuk, dan menutup dokumen penagihan.* > *Tidak ada risiko piutang tercecer atau tagihan tak bertuan. Semua arus kas tercatat rapi, akuntabel, dan transparan."* --- ### [16:00 - 17:00] Penutup Presentasi * **Visual Layar:** * Tampilkan dashboard utama ERP KeluargaMart (grafik penjualan omnichannel: POS Toko, B2B E-Commerce, dan Sales Distribusi). * Tampilkan teks ringkasan fitur andalan. * **Naskah Voiceover (VO):** > *"Mulai dari kasir retail di toko, portal belanja grosir B2B, armada pengiriman gudang, hingga kontrol penagihan piutang tim sales lapangan—seluruhnya terintegrasi mulus dalam satu ekosistem: Platform Omnichannel KeluargaMart.* > *Satu platform, kendali penuh, untuk pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dan terpercaya.* > *Terima kasih telah menyaksikan presentasi ini. Sampai jumpa di inovasi KeluargaMart berikutnya!"* --- ### Tips Teknis Bagi Presenter / Pengisi Suara: 1. **Intonasi:** Gunakan nada bicara yang tenang, percaya diri, dan profesional. 2. **Kecepatan Bicara:** Jaga tempo sekitar 120 - 130 kata per menit agar penonton sempat melihat perubahan tombol dan tabel di layar. 3. **Penyelarasan (Sync):** Saat menyebutkan angka nominal atau nama menu (contoh: *'Total belanja lima puluh satu ribu lima ratus'*), pastikan kursor mouse mengarahkan atau menyorot elemen tersebut di layar.