Detail & Fungsi Jurnal Jurnal Umum Dipakai untuk mencatat transaksi yang tidak termasuk kategori kas/bank/deposit. Misalnya penyesuaian, koreksi, atau transaksi non-kas. Jurnal Pengeluaran Kas Mencatat semua pengeluaran yang langsung memakai kas (tunai). Contoh: bayar listrik, beli ATK dengan uang tunai. Jurnal Penerimaan Kas Mencatat penerimaan uang tunai. Contoh: pelanggan bayar langsung dengan uang cash. Jurnal Pengeluaran Bank Mencatat pengeluaran melalui rekening bank. Contoh: transfer ke supplier, bayar gaji lewat bank. Jurnal Penerimaan Bank Mencatat penerimaan melalui rekening bank. Contoh: pelanggan transfer pembayaran ke rekening perusahaan. Jurnal Penerimaan Deposit Customer Mencatat uang titipan/deposit dari customer. Biasanya untuk booking, down payment, atau jaminan. Jurnal Pengeluaran Deposit Customer Mencatat pengembalian deposit ke customer. Misalnya refund atau pencairan jaminan. Buku Besar Tempat akumulasi semua transaksi dari jurnal. Dari sini bisa dibuat laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas). 🔄 Alur Pencatatan Transaksi terjadi → ditentukan jenisnya (kas, bank, deposit, atau umum). Dicatat di jurnal sesuai kategori → misalnya pembayaran supplier via transfer masuk ke Jurnal Pengeluaran Bank. Posting ke Buku Besar → semua jurnal otomatis masuk ke akun terkait di Buku Besar. Laporan keuangan → dari Buku Besar bisa dibuat laporan neraca, laba rugi, dll.